:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1352575/original/044934300_1474518158-Lending-Money-to-Family-and-Friends-464559165.jpg)
Menurut perencanaan Yang, pembayaran UBI akan dibiayai melalui pajak gres pada perusahaan yang paling diuntungkan dari adanya otomatisasi. Pajak tersebut akan masuk sebagai pajak pertambahan nilai (value-added tax) sebesar 10 persen pada barang dan jasa yang diproduksi perusahaan.
Ia percaya, ekonomi AS yang begitu bermacam-macam akan bisa menghasilkan sekitar USD 700 hingga 800 miliar melalui agenda pajak pertambahan nilai ini.
Yang menjelaskan, alasan ia mencalonkan diri menjadi presiden yaitu alasannya yaitu ia melihat duduk kasus yang harus dibenahi. Sebelum mendirikan Venture for America, Yang merupakan CEO dari perusahaan Manhattan GMAT.
“Sebagai pebisnis, saya ingin mencoba menuntaskan masalah. Masalah yang saya lihat yaitu jutaan pekerjaan akan diotomatisasi. Makara pertanyaannya, bagaimana Anda bisa menuntaskan duduk kasus ini secara realistis?” tutur Yang.
“Jika Anda benar-benar ingin mencoba memecahkan duduk kasus tersebut, tindakan yang sanggup dilakukan sangat terbatas. Inilah alasan saya balasannya tetapkan untuk mencalonkan diri.” (Felicia Margaretha)
baca Lagi deh https://www.liputan6.com/bisnis/read/3687588/jika-jadi-presiden-pria-ini-janji-kasih-uang-bulanan-ke-warga