TRIBUNNEWS.COM - Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB,) Yusril Ihza Mahendra, mengungkapkan keinginannya untuk menjadi presiden.
Hal ini disampaikan Yusril ketika menjadi narasumber di acara JakTv, Tokoh Kita, Sabtu (10/11/2018).
Mulanya, pembawa program bertanya soal harapan Yusril yang belum tercapai hingga kini.
"Kalau kita bicara prof (Yusril) sendiri, tadi Menteri udah, penulis naskah pidato presiden udah, Ketua Umum Partai udah, bergotong-royong ada gak sih harapan entah 5 tahun, 20 tahun, harapan yang belum kesampaian dari seorang profesor Yusril Ihsa Mahendra?," tanya pembawa acara.
Yusril menyampaikan bahwa dia masih ingin bercita-cita menjadi presiden.
Dikarenakan, Yusril beberapa kali mempunyai gagasan-gagasan namun tidak dapat dilakukan sebab hanya presiden yang dapat mengubah suatu aturan negara.
Ia juga bercerita pengalamannya ketika menjadi menteri masih belum dapat tersalurkan gagasannya sebab harus melalui beberapa tahapan supaya tercapai gagasan tersebut.
"Ya, barangkali suatu ketika mungkin saya dapat jadi presiden," ujar Ketua Umum PBB ini.
• Ingatkan Yusril Ihza Mahendra, Fadli Zon: Saya dan Prabowo Ikut Lahirkan PBB, Jangan Lupa Sejarah
"Banyak pikiran-pikiran atau gagasan-gagasan yang tidak dapat diwujudkan kecuali itu dilakukan oleh seorang presiden."
"Saya menyampaikan jika kita mau melaksanakan perombakan total pada aturan Indonesia ini, itu hanya ada yang mungkin dilakukan oleh presiden, saya sudah coba ketika saya jadi menteri, tidak selalu draft-draft yang kita olok-olokan disetujui oleh presiden," ujarnya.
BACA ARTIKEL SELENGKAPNYA DI SINI >>>
baca Lagi deh http://www.tribunnews.com/nasional/2018/11/11/ditanya-soal-cita-citanya-yusril-ihza-mahendra-ingin-jadi-presiden-karena-hal-ini